Duduklah dengan nyaman, Georg,
dengarkan aku bercerita –
Ada sebuah dongeng besar
tentang cinta
tempat kita semua terikat di dalamnya
dan biasa kita sebut kehidupan
Dalam kisahku, ada dia sebagai tokoh utama
: sesosok jelita,
sekantong besar jeruk di tangannya
dalam sebuah trem, siang musim dingin
Dan aku begitu mudah jatuh
pada pandangan pertama
: padanya
entah bagaimana
aku terikat lama sebelumnya.
Kemudian
seperti rasa penasaran ketika kau menera-nera
letak bintang dan rembulan
aku terus mencari dia yang terus pula mencari
mewujudkan sebuah dongeng baru
yang ditautkan oleh semesta
tentang aku dan dia
juga dirimu
Mungkin itu yang kita sebut takdir.
Dan, Georg,
Suatu hari nanti
saat kita berbaring menatap langit
dapatkah kaujawab tanyaku tentang dunia
sesaat sebelum kita tercerabut dari
dongeng yang tak pernah berakhir dengan selamanya?
Namun terabadikan pertemuan-pertemuan di dalamnya
hingga, ketika kita mulai menutup halaman-halamannya
kau bakal sadar
kita tak sedang membicarakan apa-apa
selain harapan,
bukan?
Kolaborasi bersama
Micka dan Rafael Yanuar
(Oktober 2011)
Catatan:
1. Sajak Gadis Jeruk terinspirasi novel Appelsinpiken karya Jostein Gaarder (beliau penulis novel filsafat Sophie Verden)
2. Perempuan dalam gambar bernama Annie Nygaard, pemeran Gadis Jeruk dalam film
3. Sumber gambar ada di sini
Minggu, 19 Februari 2012
Gadis Jeruk
Kamis, 12 Januari 2012
(Ulasan Album) Anji - Luar Biasa
ANJI - Luar Biasa (2011)
1. Kata Siapa
2. Cinta Sulit Diterka
3. Sudah Jangan Bertengkar
4. Kekasih Terhebat
5. Dengan Sebab Sederhana
6. (Hatiku) Berhenti di Kamu
7. Ternyata Cinta
8. Luar Biasa (feat. Endah N Rhesa)
9. Seperti Aku dan Dirimu
—
Dengan mengambil judul Luar Biasa, sebenarnya Anji sudah bertaruh di album pertamanya. Apa benar lagu-lagunya sesuai dengan judul albumnya? Meskipun konsepnya sendiri sudah di luar kebiasaan. Coba perhatikan, judul-judul lagunya membentuk satu kalimat utuh, bukan? "Kata siapa, cinta sulit diterka? Sudah jangan bertengkar, kekasih terhebat. Dengan sebab sederhana, (hatiku) berhenti di kamu. Ternyata, cinta luar biasa, seperti aku dan dirimu."
Kita bakal menemukan tembang pop cerdas berjudul Kata Siapa dan Cinta Sulit Diterka di bagian pembuka. Perpaduan musik nan catchy di sepanjang durasi, menghasilkan hook-hook yang menyegarkan telinga. Sementara warna sendu mulai terlihat di lagu Sudah Jangan Bertengkar, Kekasih Terhebat hadir begitu menawan dengan beat-beat nan cerah dan menyenangkan.
Selain kepiawaian bernyanyi, ternyata Anji juga lihai dalam membuat lirik lagu. Kocokan gitar akustik, perpaduan instrumentalia piano dan alat musik gesek, pun bait nan puitis membuat Dengan Sebab Sederhana mudah sekali disukai. Kemudian, di madah (Hatiku) Berhenti di Kamu, kita dapat menangkap kuatnya kesedihan yang tersurat dalam liriknya yang sangat emosional. Lagu yang hanya didominasi dengan dentingan piano tersebut menjadi salah satu tembang terkuat di album Luar Biasa. Dan, seolah ingin memberi kejutan pada pendengarnya, Anji juga mengundang Bottlesmoker untuk menawarkan warna baru pada hits lama PadI, Ternyata Cinta. Dengan caranya sendiri, Anji membuat lagu tersebut berbeda tanpa harus merusak versi aslinya.
Kredit lebih aku berikan pada tembang akustik minimalis berjudul Luar Biasa. Duet Anji dan Endah N Rhesa memberikan nuansa manis dan menyenangkan di sini. Seakan dinyanyikan tanpa beban, melodinya terdengar santai dan tenang. Permainan instrumennya terbilang maksimal meski hanya bermodalkan gitar dan bas, pembagian vokalnya pun terdengar kompak dan menyatu, senada dengan lagunya. Terakhir, sebagai penutup, Seperti Aku dan Dirimu cukup efektif memberikan kesan anthemic sekaligus melegakan di benak pendengar.
Jadi, apa benar Anji bisa mewakili harapan kita terhadap judul albumnya? Kalau aku. Ya =).
8 / 10
— 12 Januari 2012 —
Rabu, 11 Januari 2012
(Ulasan Album) Ohashi Trio - R

Ohashi Trio 大橋トリオ - R (2011)
1. アネモネが鳴いた / Anemone ga naita
2. 美しいもの / Utsukushii mono
3. モンスター feat.秦基博 / Monster feat. Hata Motohiro
4. シアワセの碧い鳥 / Shiawase no aoi tori
5. Ethnic
6. ROOTs
7. the ice
8. ホルトノキ / Horuto no ki
9. The Long Parade
10. Bing Bang (trio original version)
Detail album bisa dilihat di sini
—
Pemandangan elok di balik jendela, hanya bisa aku nikmati sebentar, mengingat perjalanan masih jauh, sementara kereta hanya berhenti sejenak. Di sini, selain derit-derit rel dan suara senyap hujan, ada perasaan haru ketika telingaku berhasil menjangkau nada-nada syahdu di album Ohashi Trio - R. Suara kalem Ohashi begitu nyaman didengar di tengah dinginnya cuaca. Sebenarnya, suasana teduh sudah terbaca sejak aku melihat sampul albumnya, begitu elok, dengan rumah mungil di tengahnya, seolah ingin menyampaikan perasaan tenang di benak pendengar.
Album R dibuka dengan balada Anemone ga Naita dan tembang dinamis Utsukusii Mono. Namun, aku paling suka dengan duet Ohashi dan Hata Motohiro di lagu Monster. Meski judulnya seram, musiknya sendiri begitu menawan dengan beat-beat nan cerah dan meriah, melodinya dibalut dengan nada-nada nan intim dan berkarakter. Aransemennya, terutama pada petikan gitar, piano dan gesekan biolanya, alangkah istimewa. — dan vokal Hata, menambah nilai lebih di sini.
Lagu lainnya pun mengalir nyaman bagai sungai jernih mengalurkan debar menyenangkan. Keahlian Ohashi Yoshinori dalam mengaransemen lagunya memberikan warna klasik yang tak mungkin terlupakan. Keindahan nada-nadanya alangkah relung mengalunkan rasa tenteram di benak pendengar. Shiawase no Aoi Tori begitu syahdu dengan kemasan piano jazz nan kental. Dua lagu instrumen, Ethnic dan the ice, pun cukup menawan bila dijadikan nada pengingat pesan (he-he). Sementara ROOTs dan The Long Parade menawarkan sisi ceria yang menggembirakan, Horuto no Ki hadir begitu emosional dengan lantunan pianonya. Dan, seperti lazimnya dilakukan penyanyi jazz lain, di lagu Bing Bang, Ohashi ber-scat singing, dengan lantunan silabel tanpa makna — "bruplu bruplu", namun tetap asyik didengar. Lagu bernuansa cerah tersebut dipilih Ohashi sebagai penutup sempurna album R.
Sebagai solois dengan keterampilan teknik dan ekspresi yang tinggi, Ohashi berhasil meramu folk-jazz menjadi lembut dan terterima. Dia juga memainkan hampir seluruh musik dalam lagunya. Aransemennya begitu rapi dan segar, dengan komposisi yang ringan, anggun dan menyenangkan. Durasinya memang lama dan melelahkan, namun album R selalu dapat memaksaku untuk mendengar dan mendengarnya lagi. Melodinya, seolah ingin menyampaikan sesuatu yang rasanya dekat sekali dengan kita. Istimewa =).
8 / 10
— 10 Januari 2012 —
